Geografi

A.Pengertian Geografi

        Geografi adalah ilmu yang mempelajari, memahami, mengkaji, menggambarkan ataupun melukiskan bumi beserta yang ada didalamnya dan saling berinteraksi.

        Geografi berasal dari bahasa Yunani. Geografi terdiri dari 2 kata, yaitu Geo dan Graphien. Geo berarti Bumi sedangkan Graphien berarti Gambaran / Tulisan. Sehingga Geografi adalah gambaran dan tulisan bumi. Orang yang pertama kali memperkenalkan Geografi adalah Erastothenes pada Abad ke-1.

B. Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

     1. Erastothenes (Abad ke-1)
         Geografi berasal dari kata Geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bumi.

     2. Preston E James
         Geografi dapat diungkapkan sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan. Karena banyak bidang ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studinya masing-masing.

     3. Lobeck (1939)
         Geografi adalah suatu study tentang hubungan-hubungan yang ada antara kehidupan dengan lingkungan fisiknya.


     4. Frank Debenham (1950)
         Geografi adalah ilmu yang bertugas mengadakan penafsiran terhadap persebaran fakta, menemukan hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan fisik, menjelaskan kekuatan interaksi antara manusia dan alam.


     5. Ullman (1954)
         Geografi adalah interaksi antar ruang.


     6. Maurice Le Lannou (1959)
         Objek study geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka Bumi.


     7. James Fairgrive (1966)
         Geografi memiliki nilai edukatif yang dapat mendidik manusia untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap kemajuan-kemajuan dunia. Ia juga berpendapat bahwa peta sangat penting untuk menjawab pertanyaan "Dimana" dari berbagai aspek dan gejala geografi.

     8. Strabo (1970)
         Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakteristik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemudian di sebut Konsep Natural Atrribut of Place.


     9. Paul Claval (1976)
         Geografi selalu ingin menjelaskan gejala-gejala dari segi hubungan keruangan.

     10. Prof. Bintarto (1981)
         Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan dan regional untuk kepentingan program, proses dan keberhasilan pembangunan.

     11. Herioso Setiyono (1996)
           Geografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya dan merujuk pada pola persebaran horisontal di permukaan bumi.

     12. Bisri Mustofa (2007)
           Geografi merupakan ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.


     13. Harstone
           Geografi adalah sebuah ilmu yang menampilkan relitas deferensiasi muka bumi seperti apa adanya, tidak hanya dalam arti perbedaan-perbedaan dalam hal tertentu, tetapi juga dalam arti kombinasi keseluruhan fenomena di setiap tempat, yang berbeda dari keadaannya di tempat lain.



C. Perbedaan Geografi Klasik dan Geografi Modern

        Geografi Klasik menurut Erasthothenes (abad ke-1), Geografi berasal dari kata Geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bumi. Sedangkan Geografi Modern adalah Geografi terpadu (Integrated Geography) yang mempunyai ciri menggunakan tiga pendekatan, yaitu pendekatan keruangan, kelingkungan dan kompleksitas wilayah.

D. Konsep Geografi

        Konsep adalah suatu pengertian yang disimpulkan dari sekumpulan data-data yang sama. Macam-macam konsep Geografi antara lain :

1.   Konsep Lokasi : Suatu tempat / objek / kedudukan diatas permukaan bumi
2.   Konsep Jarak : Hubungan antara 2 tempat yang dikatakan dengan jauh dekatnya
3.   Konsep Keterjangkauan : Antara 2 tempat tidak akan dapat melakukan interaksi jika tidak ada sarana dan prasarana
4.   Konsep Pola : Berkaitan dengan bentuk penyebaran permukaan bumi
5.   Konsep Morfologi : Bentuk relief permukaan bumi
6.   Konsep Aglomerasi : Pemusatan atau pengelompokan suatu objek
7.   Konsep Nilai Guna : Fungsi atau manfaat
8.   Konsep Interaksi / Interdependensi : Hubungan timbal balik antara 2 tempat
9.   Konsep Diferetsiasi Area : Fenomena perbedaan antara 2 wilayah tertentu
10. Konsep Keterkaitan Keruangan : Suatu fenomena berkaitan erat dengan fenomena yang lain.

      Fenomena yang dimaksud adalah :
      1. Fenomena Fisik : Fenomena yang berkaitan dengan manusia
      2. Fenomena Nonfisik : Fenomena yang berkaitan dengan Bentuk Bumi

E. Ilmu - Ilmu Lain Penunjang Ilmu Geografi Beserta Pengertiannya.

        Ilmu - ilmu lain penunjang ilmu Geografi antara lain :

1. Geologi : Ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan. Kejadian struktur komposisi, sejarah dan  proses perkembangannya.
2. Geofisika : Ilmu yang mengkaji sifat-sifat bumi bagian dalam dengan metode tehnik fisika. Pengukuran gempa bumi, gravitasi dan medan magnet.
3. Metereologi : Ilmu yang mempelajari atmosfer. Udara, cuaca, suhu dan anginnya.
4. Astronomi : Ilmu yang mempelajari benda-benda langit diluar atmosfer bumi. Matahari, bulan, bintang dan ruang angkasa.
5. Biogeografi : Ilmu yang mempelajari tentang penyebaran mahkluk hidup secara geografis dimuka bumi.
6. Geomorfologi : Ilmu yang mempelajari tentang bentuk-bentuk dan segala proses yang menghasilkan bentuk-bentuk tersebut.
7. Hidrografi : Ilmu yang berhubungan dengan penelitian dan pemetaan air dimuka bumi.
8. Oseanografi : Ilmu yang mempelajari tentang lautan. Sifat air laut, pasang surut, arus dan kedalaman.
9. Paleontologi : Ilmu yang mempelajari tentang fosil-fosil serta bentuk-bentuk kehidupan dimasa purba (prasejarah) yang terdapat dibawah lapisan bumi.
10. Antropogeografi : Cabang geografi yang mempelajari penyebaran bangsa-bangsa dimuka bumi dilihat dari sudut geografis.
11. Geografi Matematik : Ilmu geografi yang berkenaan dengan perkiraan bentuk, ukuran, serta gerakan bumi. Lintang dan bujur geografi, meridian, parallel dan luas permukaan bumi.
12. Geografi historik : Cabang geografi yang mempelajari bumi ditinjau dari sudut sejarah dan perkembangannya.

F. Obyek Study Geografi

1. Objek Studi Material Geografi

    Merupakan objek yang dipelajari dalam geografi yang menyangkut semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer, meliputi sebagai berikut :

a. Litosfer. Litosfer adalah lapisan kulit bumi yang terletak antara permukaan bumi sampai kedalaman 1.000 km. Bagian padat dari litosfer dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu batuan, sedimen dan tanah. Terdapat hubungan antara batuan dan tanah karena batuan merupakan sumber bagi tanah yang penting untuk pertumbuhan tanaman. Litosfer merupakan tempat bagi makhluk hidup berada, khusunya yang tinggal dipermukaan bumi.

b. Hidrosfer. Hidrosfer adalah lapisan air yang terdapat didalam bumi, dipermukaan bumi dan diudara. Lapisan air meliputi laut, sungai, danau, rawa dan air tanah. Air dalam berbagai bentuk merupakan komponen alamiah yang sangat penting bagi kehidupan dibumi. Manusia selalu membutuhkan air dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk mandi, mencuci dan memasak. Demikian juga binatang dan tumbuhan membutuhkan air agar dapat hidup.

c. Atmosfer. Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi. Berdasarkan perbedaan suhunya, atmosfer dibagi menjadi empat lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer dan termosfer. Atmosfer yang terdiri atas bermacam-macam gas dan uap air sangat penting dalam ekosistem karena secara langsung mempengaruhi kehidupan organisme dibumi.

d. Biosfer. Biosfer merupakan sistem kehidupan paling besar karena merupakan gabungan ekosistem yang ada diplanet bumi. Sistem ini mencakup seluruh makhluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungannya sebagai kesatuan yang utuh.

e. Antroposfer. Antroposfer adalah lapisan manusia dan kehidupannya dipermukaan bumi. Dalam hal ini geografi mempelajari persebaran keanekaan budaya dan ragam fisik manusia dalam ruang atau wilayah. Sebagai contoh, dapat diperhatikan bahwa dipermukaan bumi terdapat berbagai macam ras yang menempati berbagai kawasa, antara lain Asia Timur, Asia Barat, Asia Selatan, Afrika Barat, Amerika dan Australia.

2. Objek Studi Formal Geografi

     Objek studi formal geografi adalah sudut pandang atau cara pandang dan cara berpikir mengenai objek material. Didalam objek studi formal itu geografi melihat fenomena-fenomena yang terjadi dipermukaan bumi dari sudut pandang keruangan. Menurut Heslinga (1975), terdapat tiga hal pokok untuk mempelajari objek formal dari sudut pandang keruangan, yaitu sebagai berikut :
a. Pola persebaran fenomena di permukaan bumi.
b. Interaksi dan Integrasi antarfenomena.
c. Perkembangan yang terjadi pada fenomena tersebut, baik dalam wilayah sendiri maupun antarwilayah.

G. Manfaat Geografi
   
1. Mengembangkan pengetahuan tentang pola-pola keruangan dan proses yang berkaitan.
2. Mengembangkan keterampilan dasar dalam memperoleh data dan informasi, mengkomunikasikan dan menerapkan pengetahuan Geografi.
3. Menumbuhkan sikap, kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sumber daya serta toleransi terhadap keragaman sosial-budaya masyarakat.
4. Membantu dalam memahami kondisi negara sendiri dan memahami dunia.
     

Poskan Komentar